Sunday, January 23, 2011

Bukan Tidak Berjuang!!


aku tidak tahu bagaimana lagi menguraikan luapan hati..
bukan tidak berjuang!
begitu beratkah smua harga yang harus dibayar?
tidak puas kah semua insan dengan apa yang telah terjadi?
maju salah, mundur salah..
diam di tempat? bukan waktunya..
tidak bisa mengorbankan semua harapan orang2..
bukan tidak berjuang!
bukan, aku tidak bermaksud berkompromi..
hanya inilah kenyataannya..
bukan tidak berjuang..! bukan di area aman.
tidak kah kau lihat semua yang aku pertahankan?
meski sudah jatuh, tak akan kubiarkan mati..
bukan tidak berjuang..!
hanya kamu tidak melihat bagaimana ketiika tubuh ini dihempas
kepala dan dada ini dituding2
seolah2 semua memang salah padaku..!
dan aku tetap mempertahankanmu,
meskipun tangan bahkan tak mampu menggenggam.
semua mata menghujam dan bertanya "kenapa bisa?"
tidak ada yang tinggal dan percaya..
bahkan ketika telah kuminta, PERCAYALAH...
begitu mahal hal yang harus di barter.
bukan tidak berjuang!
kalau kamu tidak mengerti,
TUNGGU SAJA, tunggulah.
biar aku yang menghampiri, dan kau lihat kemenangan yang aku perjuangkan.
meski harus membayar dengan hampir tak bernyawa.

Tembok Telah Membeku

Aq memiliki indera sempurna, lengkap dgn akal dan hati. Aq melihat, merenung, dan merasa!



Aq hny diam dan menatap kalian berteriak, seolah aq tak mampu mengerti.


Aq pny rasa meski aq tak berdaya..!
Jgn kira aq tetap anak kecil yg meronta krn egoku.


Aq ingin melabrak ketika nyata tanganku tak dpt digunakan utk meringankan.


Aq sndiri, kini.. Skrg kalian pergi seolah keremajaan cukup menyusul dewasa.


Yah, aq bercermin dan melihat sosok wanita disana. Hny saja kurasa atmosfer sekitar trlalu dingin.


Luas tak ada org lain, sepi, dingin.
Tak akan ada yg sanggup brtahan dgn kekebalan apapun disana. Terlalu menekan sukma, namun tak cukup alasan tuk mengiba asa.


Ku terhenyak seketika. Memandang tembok2 beku dan terkapar krn nya. Sudahlah,lelah...


Ah! Kuteringat cinta! Secercah sinar lg! Ya kucari ia!


Lah??
Lantas, dimana cinta berada?
Ah sama saja, tak ada lg cahaya...
Sumbunya saja telah terikut membeku krn tak dijaga.


Yah, biarlah.. Segalanya membeku, hingga tak mampu lg merasa.

LONDON - Mimpi yang hampir tersingkirkan


Big Ben
LONDON, ahh... nama kota ini hampir terlupakan..
Ntah sejak kapan, mungkin SMP, sy memiliki mimpi, suatu saat saya akan stay di London. ntah itu liburan, kuliah, atau apapun disana.. sbnrnya saya pun tidak ingat apa yang membuat saya begitu terobsesi dengan kota ini...
MUNGKIN, ego saya tertarik untuk menaklukkan LONDON yang biaya pendidikannya termasuk termahal di dunia. (Meskipun London pada tahun 2001 untuk pertama kalinya telah tidak lagi terdaftar sebagai 10 negara termahal di dunia). kemudian ada film Korea favorit saya "All About Eve" dengan diperankan oleh Jang Dong Gun yang ada adegan di London. ntah mengapa saat itu saya merasa Jang Dong Gun adalah pria paling tampan di dunia..haha
Jang Dong Gun
ahhh, saya jatuh cinta dengan Jang Dong Gun, eh London maksud saya..! :p
London Bridge
aku mencatat nama kota ini (London) ini di diary, plan chart, resolusi tiap tahun, dan dimanapun kesempatan saya dapat menuliskan kota ini..
Mimpi itu tidak aku lupakan sampai 1.5 thn lalu...
yah, sampai 1.5 tahun lalu, dimana saya memulai melihat sedikit demi sedikit kegagalan dalam berbagai aspek hidup saya. bukan lagi berfokus pada mimpi2 saya, tp semua waktu tersita meratapi kegagalan dan bergumul disana. tidak ada waktu lg memikirkan London..

ah, hampir saja mimpi itu akan benar2 menjadi mimpi..
namun, bulan 9 Januari kmrn sahabat-yang-sudah-seperti-adik-saya-sendiri memberi tahu bahwa beasiswa dia di terima di LONDON - Psychology - Cambridge University...
haha.. i'm happy for her, really...
tp saat itu saya langsung disadarkan banget apa saja yg saya lakukan?? mana mimpi yg begitu besar itu?? bahkan memikirkannya saja pun saya tidak lagi berani... London, terlalu besar rasanya, terlalu mahal sepertinya, terlalu muluk-muluk tampaknya...

ibarat anak kecil yg dengan lantang berkata saya mau jadi DOKTER! dia tidak tahu bahwa anak-anak kedokteran "memakan" buku yang tebal-dan-melihatnya-saja-sudah-membuat-kepala-saya-mual (hehe). anak-anak dengan lantang berkata saya ingin jadi POLISI, PILOT, GURU, tanpa khawatir apapun..
sedangkan saya yang telah terkontaminasi dengan fakta (kejamnya) dunia selama 21 tahun, tidak berani lg berkata dengan terlalu lantang seperti itu, "SAYA MAU S2 DI LONDON!!" , "SAYA MAU NIKAH DI LONDON!!"
perlu beratus2 kali berpikir sebelum lagi meneriakkan kata2 itu..
Yah LONDON.. kota impian..
ini 2 universitas favorite di London, keren kan? :)
OXFORD University (terbaik ke 6, 2009)
Cambridge University (terbaik ke 2 di dunia, 2009)
Apakah mimpi ini memang hanya akan sekedar menjadi mimpi?
entahlah.. but, someday, i believe, i will go there..
I will...

Wednesday, December 22, 2010

bingung dgn blog... T__T

arghh!!

gak tau gw yang gaptek atau gimana..! ini udah beribu2 kali upload foto, tp kenapa foto gak muncul? huhu. so lameeee...........!

mending liat di acc facebook gw aja, liat di notes, lebih komplit dan praktis! T___T

Tuesday, December 21, 2010

ibu kota yang (katanya) lebih kejam dari ibu tiri

hr ini saya memutuskan untuk berpergian sndiri di kota Jakarta (naek angkot), sekalian merenungkan apakah memungkinkan bekerja di ibu kota yang katanya lebih kejam dr ibu tiri ini..
ini merupakan "tantangan" besar tersendiri buat saya, karena SAYA SAMA SEKALI TIDAK BISA MENGHAPAL JALAN. orang2 terdekat saya pasti mengetahui hal ini. :p


yang paling saya sukai saat berpergian sendiri, Tuhan selalu berbicara banyak kepada saya melalui lingkungan sekitar.

yah, beginilah, kota jakarta. macet dimana-mana. klakson, kendaraan semerawut.


awalnya ketika saya pergi sndiri, di angkot ada seorang ibu2 yang terus mengajak saya berbicara (dia teman tante saya). satu sisi saya risih, (saya agak mabok darat) tp sisi lain spirit saya merasa ibu ini butuh seseorang untuk berbicara.

tiba2 saya mendengar seorang pengamen naek ke atas angkot tersebut dan bernyanyi yang menurut saya karya pribadi
"orang bertanya mau jadi apa, gak kuliah gak kerja. tapi inilah aku adanya. jangan kira aku gak berbuat apa-apa, aku berkarya. yang penting aku BAHAGIA. aku gak nipu, gak buat susah kalian. aku BAHAGIA, aku MERDEKA."

saya merinding mendengar lagu itu. wow, dia bilang dia BAHAGIA. suatu fenomena yang unik buat orang2 (sok) kota. sepertinya.

setelah sampai ke pusat perbelanjaan yg saya tuju, melihat para penjual yang mengeluarkan rayuan maut mereka untuk menggombali pelanggan (ntah napa saya juga termakan rayuan sepertinya). haha. membeli beberapa keperluan saya.

kemudian, kita karena satu hal, mood saya menjadi drop, dan saya memutuskan untuk balik meski agak gerimis. ketika hendak menyebrang, saya melihat sekilas ada pengemis, seorang ibu muda (mungkin sekitar 20thn) membawa 2 orang anak.
anak laki2 : "ma, mau kesana. mau lihat ituu....!" (sambil menarik baju ibunya)
ibu muda : (Sambil berlinang air mata, dan berteriak) "ini mau hujan tahu!!"

dipikiran saya, ya Tuhan, bagaimana ia menjalani hidup? bisa saja dia lahir diluar nikah dan cowok brengsek itu kabur, tiap hr harus tidur di jalanan, yang dikejar satpol PP, pelecehan seksual, serta harus mengurus 2 anak. mudahkah ia menjalani hidup? tb2 air mata saya keluar karena liarnya perkiraan saya sendiri. (padahal belum tentu dia merasa susah dengan hidupnya)

kemudian ketika hampir sampai di rumah, saya harus berjalan kaki sedikit untuk menuju rumah. saya memutuskan untuk membeli kelapa dulu. sambil memesan, saya mengajak ngobrol anak sang penjual, sekitar 7 thn. kita berbicara ia terlihat tersenyum dan terus memeras tangannya sendiri. saya berkata dalam hati, "saya gak mungkin mutilasi kamu koq.." haha. sambil menikmati kelapa, eh, HUJAN donk! so saya memanfaatkan waktu hujan "ecek2" itu untuk ngobrol sebentar. setelah balik, tanpa berpaling saya mendengar ada beberapa suara yang berteriak ke arah saya "amoy, amoy" oh My God, ternyata di jakarta masih ada rasisme ya? apa yang salah dengan mata yang sipit ini? (haha)

hah! waktu yang benar2 berharga.
saya ingat ada org terdekat saya yang bulan 2 ini akan pindah. pindahan ke jkt ini dirasakan cukup berat olehnya, selain harus meninggalkan kotanya, ia juga harus berhadapan dengan ibu kota dengan segala sifat hedonisme nya. yah, memang sungguh tantangan!

saya berpikir, dengan segala kelengkapan saya yang Tuhan berikan, saya harus bisa, saya harus siap meski harus bekerja di jakarta, bersesak-sesakkan di bus way, lari2 mengejar angkot. was-was setiap saat akan jambret, kemacetan yang melelahkan, banjir, individualisme, konsumerisme, dan hedonisme yang tinggi. yah!!


I will fight! wherever God want me to go!

Wednesday, December 8, 2010

sekeping lagi dari bagian kehidupan

bbrp hr ini, mungkin tepatnya 2 minggu ini, saya lg gak karu2an banget.. ntah kapan terakhir saya "bener2" tertawa, saya lupa..


bukan lebay atau gimana, tp bener2 byk pikiran banget. saya bnr2 merasa all things out of my capacity.. sdgkn tetap aja ada hal yg harus dipikirkan dan dijalani..

dan hebohnya, saya lagi musim ujian dengan semua deadline yg ada.. lengkaplah sudah..

bagi anda yg membaca dan apapun asumsi anda, cuman 1 yg saya mau pesan, gak usah menjudge apa penyebab dari semua ini.. saya bukan anda, dan anda bukan saya...

maaf dengan kata2 yg sepertinya kasar dan keras, saya memang tidak sedang terkondisi untuk "haha, hehe"..


ngomonk2 soal kasar, tadi saya baru menegur satu orang dengan keras karena tiba2 menelepon saya dan marah2 karena hal yang tidak saya mengerti :

"gw gak ngerti maksud lu. jangan selalu ngerasa cuman lu yang punya masalah. jangan ngerasa lu yang paling menderita di dunia ini."

gila ya, saya cukup kaget juga bisa melontarkan kata itu.. mohon maaf karena saya sadar di luar kewenangan saya berkata demikian..

but, saya rasa kita semua mesti belajar, semua orang memiliki masalah dengan kapasitasnya masing2. tidak perlu menyalahkan orang lain dengan keadaan yang di alami.


tidak perlu menjudge apapun mengenai keadaan seseorang.



jika anda tidak bisa membuat keadaan menjadi lebih baik, setidaknya jangan membuat masalah itu menjadi lebih buruk.


NB : maaf buat beberapa telepon dan sms yang tidak saya jawab. saya kadang benar2 melupakan telepon genggam saya.
kebetulan sedang sedikit rusak, sehingga beberapa sms tidak bisa masuk, dan saya tidak bisa membalasnya karena keypad yg rusak

Monday, December 6, 2010

He is good, all the time...

malam ini kembali ku bersujud kepada Dia, tak mampu ku mengucapkan sepatah katapun..

aku hanya menangis, berlutut, bahkan wajahku pun tak ku angkat..

aku berseru, "Hey, Bapa. aku terlalu lelah..."

yah.. bsk gw ujian 2, konseling dan klinis. bahan yang bejibun. otak tak sedikit pun terkonek..

banyak masalah, "Trouble is a best friend.."

Masalah keluarga yang tidak ada jalan keluar.

masalah kuliah yang sudah buntu. yah, skripsi harus ditunda.. saya mengorbankan itu, tidak akan terkejar. my family needs me, saya memilih pulang desember ini.

yah, belum pernah saya merasa gagal dalam akademis seperti ini. mungkin ini waktunya Tuhan menepis kesombongan saya sebagai manusia.

masalah "teman", ntahlah.. saya sampe speechless.. yah, tidak menghakimi kesalahan siapapun.. saya hanya tidak ingin menyakiti siapapun. not myself, either..

masalah pelayanan.. yah. management waktu yang berantakan membuat semuanya kacau.. pelayanan kampus, fakultas, dan semua..

yah, saya hanya menangis, dan menceritakan semua kepada Dia.

Dia cuman mengingatkan saya pada satu lagu,"SEMUA BAIK." ha..ha.. saya hampir tertawa saat mengingat lagu itu.. awalnya saya merasa konyol.. tp lama2 ada damai sejahtera dalam diri ketika memaksakan diri menyanyikan lagu ini..

"dari semula tlah Kau tetapkan hidupku dalam tanganMu,

dalam rencanaMu, Tuhan.

rencana indah tlah Kau siapkan, bagi masa depanKu yang penuh harapan.

Semua baik, semua baik..

apa yang tlah Kau perbuat didalam hidupku..

Kau jadikan hidupku berarti.."

terima kasih Tuhan, terkadang Dia membuat aku pada titik terendah, supaya membuat aku tetap bergantung padaNya, melihat mujizatNya, dan kembali merasakan damai sejahteraNya.

yes, i know.. All i well, cause He is good.. All the time...

Sunday, November 28, 2010

dear SOMEONE BIG THERE

kemarin aku merenung singkat....
konyol sepertinya,
tp aku melihat ini dengan sudut pandang, aku sebagai anak kecil..


dear : SOMEONE BIG THERE...

Aku tahu engkau adalah Tuhan yang berhak menentukan segalanya tentang hidupku.
Aku tahu engkau adalah Raja yang berhak memberi penghukuman dan penghargaan pada lakuku.
Aku tahu engkau adalah Bapa yang berhak menegur dan menyemangati aku ketika aku jatuh.
Aku tahu engkau adalah Kekasih yang berhak meminta segalanya dari aku.

Tp, kali ini, hadirlah bersamaku sebagai "s"ahabat. berdirilah disampingku, bersama daging ku..


dengarlah setiap rintihan yang hampir tak terdengar oleh siapapun.
dengarlah setiap erangan yang hampir tak tau harus ku luapkan kemana.

lihatlah smua proses yang sulit yang aku jalani dan hampir membuatku menyerah.
lihatlah bagaimana aku seperti mayat ketika menjalani tantangan TUHAN.
lihatlah bagaimana aku tetap menyeret dagingku yang telah berdarah-darah.
lihatlah bagaimana intimidasi yang roh ku dapatkan, dan bagaimana peperanganku..

Aku tahu engkau TUHAN yang sanggup melakukan segalanya, berhak atas segalanya.

tp kali ini, biarkanlah aku melihat"m"u sebagai sahabat, berdiri disampingku.. lihatlah aku, setiap lajuku yang hampir mati dan memaksa hidup...

hanya lihat, dengar, dan rasakan... selebih dr itu, aku tahu engkau TUHAN, engkau layak mendapatkan dan menentukan segalanya..

aku tahu..

kali ini saja...

Sunday, November 14, 2010

"menjadi kuat adalah keharusanku"

berulang kali aku katakan kepada diri ku sendiri dan kepada dunia, "menjadi kuat adalah keharusanku"

"Jangan menunjukkan kelemahanmu kepada dunia, dunia tidak membutuhkannya. Jangan menunjukkan kelebihanmu kepada Tuhan, tuhan tidak membutuhkannya."

pernyataan itu terlalu membeku diraga, jiwa, dan roh ku.

Yah, menjadi kuat adalah keharusanku..

meski, ketika lutut telah bertemu dengan tanah.

makna tak lagi terasa..

darah tak lagi sampai di kepala..

warna tak lagi berasa di wajah..

kulit dan daging tak lagi sempurna..

waktu tak lagi menyapa..

sudut tak lagi memiliki ruang untuk bersinggah..

dada tak lagi berhak merasa..

jantung tak lagi merindukan nyawa...

cinta tak lagi bertahta..

yah, aku harus kuat.. bangkit, berjalan, berlari, jatuh lagi, bangkit lagi...

aku harus kuat...

meski dunia tak lagi berjasa...

Saturday, October 2, 2010

2 okt 10

hahay.. 2 October 2010

hr ini ternyata hari batik ya? saya lupa.. hehe..
*bukan ini yang mau saya bahas*

blakangan lg sensitive banget, ntah karena tanggung jawab yg terlalu banyak, atau karena faktor PMS yang menambahkan..

ini lg pengen nangis tanpa alasan yang gak jelas, alias saya tahu alasannya apa, tp gak tau kenapa harus menangis.. ahahhaa..

bukan itu juga yang mau saya bahas..

hihi. nah gw pengen bilang, blakangan ini gw udah bbrapa kali dikritik klo gw TERLALU IDEAL. hehe. maksudnya gw perfeksionis dan ingin segala sesuatu berjalan dengan yang SEHARUSNYA gitu...

td cuman tatap muka 5 menit sama dosen gw, dia langsung bilang, kamu tuh terlalu pengen yang ideal dan cenderung kaku.. ahaha.. gila. (ya iya lha secara dia psikolog). trus, beliau bilang lagi, mungkin ketika tidak mencapai yang ideal, gw trrkadang memaksakan diri untuk bilang "ya sudah lha gak pa2" tp sbenarnya gw dongkol dlm hati.. greget plus menyalahkan diri sendiri.. hahaha.. bener banget lha.

Beliau bilang "You are not God. kamu masih bisa salah".. haha..
yah, memang gw akuin udah banyak yang complain gw terlalu ideal.

sumtimes itu baik, but klo sampai menghambat, itu harus di ubahh..

yah..............
gw sadar blakangan gw banyak kecewa sama diri gw sndiri
kecewa karena IPK gak sesuai target
kecewa karena komsel tidak sesuai target
kecewa karena gagal mendisiplin diri sendiri
kecewa karena banyakkkk hall...

haha.. maybe, gw harus lebih memiliki hati yang besar, menerima apa yang tidak bisa diubah.

Wednesday, September 22, 2010

20 Agustus 2006

20 AGUSTUS 2006

(Lahir Baru)

Roh ku bertahun–tahun gersang

Mencari kudus pada serakan mayat raga

Jiwa ku bertahun-tahun terpenjara

Mendamba keajaiban berlumpur noda

Hati ku bertahun-tahun berlirih dusta

Mengharap puing- puing cinta sejati dari dunia

Akal ku bertahun-tahun bernuansa sesat

Mencoba membalik tabung pasir untuk Eden

Tubuh ku bertahun-tahun bercabik darah

Melompat-lompat menerjang nafsu neraka

20 Agustus 2006,

Bapa meraih tabung pasir mayat celaka itu

Mencelupkan lumpur ku ke dasar air kudusNya

Memulangkan neraka, memapahku

melihat EdenNya.

Membasuh dengan urapan Roh Nya.

Ah,… hening bertutur apa

Habis terbuai mujizat cinta abadiNya.

Kuserahkan saja roh, jiwa, hati, akal, tubuh ini

Ke dalam Singgasana Raja

Yang telah mengalahkan maut dan dunia.

(Jeans Esparanci, 2006)

Friday, August 27, 2010

bentuk pengucapan syukur yang sederhana

terlalu sibuk dengan tugas membuat saya tidak sadar kalau saya sedang berorientasi untuk diri sendiri, meskipun alibi saya adalah untuk "kesejahteraan banyak orang." mengejar tugas untuk nilai terbaik, merancang presentasi yang terbaik, menyusun acara untuk konsep yang terbaik, melakukan banyak hal untuk yang terbaik, untuk masa depan yang lebih baik.

hal itu membuat saya sadar, menjadi perfect, dengan mengorbankan hubungan, untuk apa? 2 hr ini saya banyak bercerita dan berkumpul dengan org2 terdekat saya, yang saya sadar sudah mulai jarang berinteraksi karena sibuknya jadwal masing-masing.

dari sana saya blajar banyak hal dari mereka, dari hidup mereka, wow, ternyata saya mendapatkan banyak hal, banyak masukan tentang masa depan saya.

dan sepertinya hubungan ini lebih menarik dari HASIL TERBAIK yang telah saya capai. lebih bermakna, dan membuat saya lebih happy.

di tambah lg, hr ini saya ngobrol dengan 2 orang sahabat saya di waktu yang berbeda, saat itu saya tahu saya sedang menyemangati mereka dengan membagi soal hidup saya, apa yang saya alami, dan apa yang saya lakukan.

You know what, itu menjadi double portion buat saya.. saya senang karena mereka mendapatkan "insight" dr apa yang saya bagikan, dan ternyata, saya ternyata saya juga tersemangati lebih lagi setelah sharing banyak hal..

what a life.. i love my life.. i love all people around me, yang Tuhan sediakan.. bentuk pengucapan syukur yang sederhana, tp bermakna untuk hidup saya.. :)

Tuesday, July 20, 2010

menjadi seharusnya yang kita jadi :)

sebelum isi di otak ni mnguap, gw pengen nulis... :)

blakangan ini ada banyak banget (lebay gw) yg cerita ke gw klo mereka gak nyaman ketika berada dekat org "tertentu" karena mereka merasa gak bisa jadi diri mereka apa adanya.. bersikap seperti mereka biasanya..

well, tetep aja jawaban psikologi nya itu TERGANTUNG permasalahannya.hehe

gw jg pernah gt, misalnya dlnya gw ugal2an banget, ngomonk jorok (misalnya comberan, parit, hahay, crispy abis), emosian, moodan banget (gw bisa diam seharian klo lg bete), but ketika bersama komunitas gw yg skrg, gw gak bisa sembarangan marah, harus tetap senyum meskipun bete, harus bisa jaga emosi, apalagi klo ngomong jorok kayaknya bisa dipelototin satu gedung.

gak gw bangett lha!!! itu buat gw sangat amat tidak nyaman, awalnya (mpe skrg kadang).

tp lama2 gw dpt esensinya, karena emank seharusnya gw gt, itulah kebenaran, sikap yg seharusnya.. jadi sebenarnya itu bukan untuk membuat kamu tidak menjadi diri kamu, tapi membuat kamu menjadi seharusnya yang kamu jadi.

NOTE di perbesar...

ITU MEMBUAT KITA MENJADI SEHARUSNYA YANG KITA JADI

mana ada sih yg enak dr tidak menjadi diri kita sendiri? tp cari tau yg seharusnya itu gimana? yg benarnya itu gmn.. so ketika kita masuk komunitas tertentu dan menjaga sikap kita, itu adalah proses PEMURNIAN.

seperti emas yg dimurnikan, itu gak enak, masuk k api, di panggang, di bara. hehe.. tp akhirnya dia menjadi emas murni yg mahal..

sama seperti hidup, untuk menjadi murni kita akan di temukan dengan org2 yg menyebalkan yang hanya bisa (misalnya) mengkritik smua sikap kita, pdhl belum tentu dia se-PERFECT yang dia maksud (gw curhat).

but, sekali lagi, cari tahu kebenarannya, jadilah menjadi apa yang SEHARUSNYA kita jadi...
bukan menjadi apa yang pengen kita jadi.. :)

Tebak-tebakan

Dari dulu gue paling ga suka nonton show “sulap”, atau permainan “tebak2an”. Rasanya kayak gue dipaksa menebak2 apa “trik” di balik semuanya...